Makan (EAT) And Travel

Penerbangan SQ 931 SURABAYA - SINGAPORE Business Class Singapore Airlines

Apa kabar?
Kali ini saya akan membagi pengalaman saya naik kelas bisnis yaitu
SQ 931 Surabaya - Singapura

Tiket kelas bisnis ini peroleh dengan menggunakan miles yang dibahas di post saya sebelumnya. Ini kali pertamanya saya naik pesawat dengan kelas bisnis untuk jurusan luar negeri. Biasanya cuma merasakan terbang kelas bisnis untuk menu domestik saja. Terbang Gratis Pakai Miles



Check in di counter khusus bisnis yang bebas antri dan di berikan opsi mau voucher starbuck atau masuk lounge (lounge yang saya peroleh masih sementara kalau sekarang sudah jadi yang bagusan) bagasi yang diperoleh untuk penumpang bisnis adalah 40KG. Hampir setara berat 1 orang penumpang lagi. Bagasi diberi label khusus yang akan keluar awal-awal saat bagasi pesawat mulai keluar. 




Di karenakan lounge sementara sudah tidak ada (Mei 2017 sudah ganti lounge baru seberang lounge yang sementara ini) maka tidak akan saya bahas. 
Boarding dilakukan on time dan penumpang bisnis dipersilahkan masuk terlebih dahulu ke pesawat.
Rasanya memang beda apabila naik ekonomi mau naik pesawat saja antri panjang di dalam gerbang belalai maka di penerbangan ini kelas bisnis mempunyai akses gerbang belalai tersendiri.


\


Perbedaan yang paling utama dari kelas ekonomi dengan bisnis adalah kursinya super lega, layar TV besar, posisi di depan serta pramugari & pramugaranya akan memanggil kita dengan nama. Dari sekitar 24 kursi bisnis hanya terisi separuh saja sehingga bisa bebas pindah kemanapun setelah pesawat lepas landas. Sebelum lepas landas kita akan disuguhi handuk panas (lupa panas atau dingin)
dan minuman welcome drink yang bisa kita pilih apapun dari menu minuman. (klik untuk perbesar gambar). Kita bisa all u can drink atau minum bisa menambah sepuasnya sesuai apa yang ada di dalam menu minuman. Saya rekomendasi untuk mencoba coctail Singapore Sling apabila bisa mengkonsumsi alkohol. Rasanya manis dan segar jadi resep sukses menambah hingga tiga gelas.









Kursi di kelas bisnis pesawat Singapore Airlines ini termasuk tipe yang lama. Tipe baru format kursinya adalah 1-2-1 sedangkan di pesawat Airbus A330 ini masih memakai format 2-2-2. Layar di TV di tipe pesawat ini masih belum touch screen jadi agak canggung juga kalau pakai remote untuk mengatur. Posisi duduk bisa diatur menggunakan remote sehingga posisi tidur. Kurang lebih mirip kursi XXI Premiere untuk tingkat kenyamanan duduk dan tidur. 


Amenity di dalam toilet ada sikat gigi beserta odol dan sisir yang dikemas dalam kemasan plastik individu. Lumayan saya bisa jadi mencoba pengalaman menyikat gigi kali pertama di pesawat.Untuk bentuk dan fasilitas lainnya kurang lebih sama dengan toilet kelas ekonomi



Untuk menu makan siang saya memilih sea pearch with cumin carrot puree (ikan) sedangan teman saya memilih stir fried chicken with capsicum in black bean sauce (mie ayam). Penampilan memang menipu lebih enak yang pilihan ikan karena rasanya lebih terasa rempah-rempah sedangangkan untukmenu mie ayam , mienya hambar sedangkan ayamnya asin. Saladnya diberikan daging kepiting yang cukup banyak sehingga menambah rasa manis dari kombinasi sayur dan daging kepiting. Makan di kelas binis menggunakan peralatan dari kaca sehingga menambah kesan mewah.



Selain menu utama, pramugari akan memberikan kita aneka jenis roti yang bisa kita tambah apabila kurang kenyang. Cuma saya kurang tahu apakah menu utama bisa minta tambah apabila kurang kenyang. Waktu penerbangan yang singkat saya gunakan untuk mencoba tidur tetapi karena masih rasa penasaran sana sini malah jadi tidak bisa tidur karena kebanyakan mencoba fitur dan menonton TV.

Tidak kerasa waktu cepat berlalu dalam dua setengah jam apabila naik kelas bisnis. Kalau pakai miles memang tidak rugi dan ada istilah dari teman saya apabila sekali terbang naik kelas bisnis tidak akan mau naik kelas ekonomi lagi. 

Biaya: Rp 210.000 + 17.500 Krisflyer Miles / orang (aiport tax bandara juanda sudah termasuk)