Makan (EAT) And Travel

The Naked Crab (Surabaya)

5
Restoran di mana-mana selalu menyediakan piring, sendok dan garpu, tetapi ada satu restoran baru di Surabaya Barat yang menyajikan makanan di meja tanpa piring, sendok dan garpu.The Naked Crab alias kepiting telanjang yang menyajikan makanannya dengan metode unik ini yaitu kita diharapkan makan dengan menggunakan tangan saja. Dari namanya kami dapat menebak menu kepiting adalah menu andalan dari restoran ini. Selain kepiting terdapat juga menu lain seperti ikan, cumi, udang dan kerang. Pada saat kedatangan, kami harus menunggu sekitar antrian 10 meja yaitu sekitar 40 menit hingga nama kami akhirnya dipanggil. Kesan pertama adalah tempatnya kecil dan berasap. Apabila duduk di area indoor yang ber AC malah bonus bau amis kepiting. Alas makanan yang dipakai adalah kertas super panjang yang berfungsi sebagai piring sekaligus taplak meja. Sayangnya kualitas kertas yang dipakai seperti kertas daur ulang karena banyak titik hitam khas kertas daur ulang.




Kami segera memesan 3 ekor kepiting dengan pilihan saus naked signature, sweet & sour dan salt & pepper. Selain itu kami juga memesan mix platter. Makanan yang pertama datang adalah kepiting naked sweet & sour rasanya seperti bumbu manis dan asam khas restoran cina walaupun kurang nendang karena tidak adanya cuka dan potongan nanas. Kepitingnya ukurannya kecil-kecil di sini. Tidak bisa memilih sendiri kepitingnya serta mereka hanya bilang 1 ekor sekitar 500 gram. Rasa kepiting lumayan segar tetapi karena berukuran kecil maka dagingnya susah untuk di makan. Makanan kedua yang datang adalah kerang batik saus sweet & sour lagi, pelayannya ternyata salah menaruh orderan meja lain ke meja kami. Karena sistemnya makanan di tuang langsung ke meja maka tidak mungkin pelayan tersebut mengangkat kembali sehingga kerang tersebut di gratiskan. Entah kenapa rasa saus manis dan asamnya lebih kerasa lebih enak di masakan kerang ini. Tetapi sayangnya 10% dari kerang yang disajikan sulit dibuka serta saya menemukan 1 kerang yang isinya full lumpur saja.
Makanan yang ketiga keluar adalah kepiting masak saus naked signature. Saus ini jika dicermati adalah sup clam chowder. Rasanya seperti makan kepiting yang di masak dengan sup clam cowder kalengan begitu saja. Tidak ada yang spesial dalam rasanya tetapi merupakan kombinasi yang unik.
Tidak butuh lama hingga kepiting terakhir keluar yaitu kepiting masak garam dan merica. Hadir dengan penampilan yang kering dan tidak berbumbu saus. Rasanya paling biasa diantara 3 kepiting yang kami pesan. Daging kepiting menjadi kering dan mericanya terlalu banyak sehingga kesegaran daging kepiting tidak dapat dirasakan lagi. Mix platter  berisi kentang goreng, onion ring, calamari ring dan sosis ternyata adalah makanan yang terbaik yang kami makan di sana. Kombinasi aneka gorengan beserta saos yang diberikan sangat cocok.








 Kerang yang berlumpur****

Walaupun penyajian restoran The Naked Crab cukup unik, tetapi kualitas masakan yang perlu ditingkatkan dan kesegeran makanan yang perlu dijaga. Selain itu lebih baik tempat wastafel diperbanyak serta tekanan airnya diperkencang karena antrian untuk cuci tangan cukup panjang karena wastafel yang hanya ada satu saja, Walaupun diskon 30% cukup menghibur.


Mud crab w/ naked signature sauce 25k/100gr (3.5/5)
Mud crab w/ sweet and sour sauce 25k/100gr (3.5/5)
Mud crab w/ salt and pepper sauce 25k/100gr (3/5)
Clams w/ sweet and sour sauce 45k (3.5/5)
Mix platters 65k (4/5)

The Naked Crab
Spazio Area Food Terrace No. 2, Surabaya
17.00-23.00


5 comments: Leave Your Comments